8 November 2013, tentu hari untukmu :')
satu tahun yang lalu kita ada untuk merayakan hari itu, pengorbanan demi bahagia.
yaaa, bahagia yang sempat kita rasakan tahun lalu.
menatap paras manja dengan senyum dan tawamu pada hari itu, membuat aku rindu.
secepat itukah harimu tiba kembali?
kembali tanpa ada kita yang merayakan hari itu?
itu hanya kisah lalu . . .
kisah yang sekarang adalah . . .
harimu tiba, dan bahagiamu tetap bahagiaku kok. #jiah
walau tanpa paras manja senyum tawamu yang kulihat.
intinya.
sama aku atau engganya hari ini, hula-hula teteap ada kok di hari ini.
tapi bingung juga sih kalau tahun depan ternyata hula-hula udah gak diproduksi lagi gimana? hahaha.
selalu lebih baik dari sebelumnya yah, jadi sosok yang kalau bisa lebih kuat dari yang paling kuat dalamsegala hal.
selalu semangat gimanapun, dimanapun, kapanpun, pun pun pun.
jadi ayah yang paling hebat. keepitstrong \m/
#mas
Jumat, 08 November 2013
Rabu, 18 September 2013
Teringkas Cerita Semalam
Mendefinisikan sesuatu menggunakan pikiran berbeda dengan mendifinisikan menggunakan hati. Kebanyakan dari kita pasti lebih sering menggunakan pikiran dibandingkan hati; termasuk saya. Kita semua pasti tahu, manusia diciptakan berbeda oleh-Nya untuk memiliki akal budi. Manusia diciptakan dengan akal agar mereka bisa memiliki kemampuan dalam berfikir. Manusia diciptakan dengan budi agar mereka bisa membedakan yang benar dan yang salah. Dan sebagaimana fungsinya, akal dan budi harus bekerjasama untuk menghasilkan pikiran yang sehat; benar.
Suatu ketika saya dihadapkan dengan masalah, saya merasa harus berfikir cepat dan tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Sebisa mungkin saya berfikir bagaimana cara yang dapat mengatasi masalah tersebut. Sampai pada akhirnya saya menemukan cara yg menurut pikiran saya itu adalah hal yang logis, dan pasti benar bagi saya. Ketika pikiran mendapatkan hasil, hati mengeluarkan pendapat. Pendapat yang bertolakbelakang dengan jalan pikiran. Saya menjadi bingung dengan semua itu. Bingung mempertimbangkan manakah yang harus saya lakukan.
Dan saya yakin hal seperti ini dialami semua orang, bukan hanya saya. Banyak juga cerita yang saya dapatkan dari orang-orang mengenai kebingungan antara akal dan budi mereka. Kenyataannya memang itulah kodrat manusia, diciptakan dengan akal dan budi agar mereka bisa menilai bahwa hal sekecil apapun memang perlu dipertimbangkan.
Selogis apapun yang dihasilkan pikiran, kalau itu tidak baik hati pasti berbicara.
1 hal yang diajarkan kepada saya; sehebat apapun manusia dalam berfikir, sesulit apapun kondisi manusia itu, hati lah jawabanya.
Aku yang bingung dengan jawaban hati, berusaha selalu dekat pada-NYA.
#totry
Suatu ketika saya dihadapkan dengan masalah, saya merasa harus berfikir cepat dan tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Sebisa mungkin saya berfikir bagaimana cara yang dapat mengatasi masalah tersebut. Sampai pada akhirnya saya menemukan cara yg menurut pikiran saya itu adalah hal yang logis, dan pasti benar bagi saya. Ketika pikiran mendapatkan hasil, hati mengeluarkan pendapat. Pendapat yang bertolakbelakang dengan jalan pikiran. Saya menjadi bingung dengan semua itu. Bingung mempertimbangkan manakah yang harus saya lakukan.
Dan saya yakin hal seperti ini dialami semua orang, bukan hanya saya. Banyak juga cerita yang saya dapatkan dari orang-orang mengenai kebingungan antara akal dan budi mereka. Kenyataannya memang itulah kodrat manusia, diciptakan dengan akal dan budi agar mereka bisa menilai bahwa hal sekecil apapun memang perlu dipertimbangkan.
Selogis apapun yang dihasilkan pikiran, kalau itu tidak baik hati pasti berbicara.
1 hal yang diajarkan kepada saya; sehebat apapun manusia dalam berfikir, sesulit apapun kondisi manusia itu, hati lah jawabanya.
Aku yang bingung dengan jawaban hati, berusaha selalu dekat pada-NYA.
#totry
Selasa, 16 Juli 2013
Teruntuk kamu yang diperhatikan :')
Sebenarnya bukan tujuanku untuk menjadi penulis atau apapun itu;sejenisnya. Aku hanyalah orang yang mencari tempat bercerita dimana tak ada yang bisa mendengarkan ceritaku;lantas aku bercerita disini. Tak peduli mereka berkata apa tentangku, yang jelas aku puas dengan cerita yang kubagikan disini, berharap kalian ikut puas karena telah membaca tulisanku, dan sebenarnya itu hanya sekedar basa-basi aja sih, sebagai pembuka diawal cerita.
Banyak sekali cerita yang ingin aku bagikan kepada kalian semua, berhubung aku orang yang malas dan bisa dibilang aku itu orang yang tergantung sama 'mood. Contohnya saja untuk menulis dan berbagi cerita disini, aku juga perlu mood yang baik;maka itu ceritanya gak banyak-banyak :') Sekarang bukan saat yang tepat untuk membahas keburukan-keburukan lainya yang aku punya, tapi aku mau bahasa salah satu dari keburukanku;kurang menghargai.
Pernah gak sih kamu merasa ada seseorang yang terlalu berlebihan memperhatikanmu? Pernah gak sih kamu merasa kesal karena perhatiannya yang berlebihan itu? Mungkin saat ini aku yang sangat merasakannya;merasa bahawa seseorang terlalu memperhatikanku terlalu berlebihan hingga akhirnya aku kesal. Beliau selalu membuatku merasa kesal karena sifatnya yang terlalu berlebihan itu. Entah makhluk apa yang menggerakan bibirku hingga aku melawannya dan menyakiti hatinya. Begitu cepat mulutku berbicara tanpa berfikir apa akibat dari perkataan yang keluar dari mulutku.
Dia tak pernah membalas kesakitan yang telah aku perbuat padanya, yang sudah jelas seringkali aku menyakitinya. Aku sadar, setiap kata yang sudah ku lontarkan padanya tidaklah bisa ditarik kembali. Sudah terlalu banyak kata-kata yang ku lontarkan hingga membuatnya seperti ini. Dan aku sadar, kata 'maaf tidaklah cukup untuk mengobati rasa sakitnya.
Beliau tak pernah berhenti memperhatikanku walau aku melawannya,
Beliau tak pernah berhenti memperhatikanku walau aku memarahinya,
Beliau tak pernah berhenti memperhatikanku walau aku menyakitinya,
karena Beliau adalah mama :')
Banyak sekali cerita yang ingin aku bagikan kepada kalian semua, berhubung aku orang yang malas dan bisa dibilang aku itu orang yang tergantung sama 'mood. Contohnya saja untuk menulis dan berbagi cerita disini, aku juga perlu mood yang baik;maka itu ceritanya gak banyak-banyak :') Sekarang bukan saat yang tepat untuk membahas keburukan-keburukan lainya yang aku punya, tapi aku mau bahasa salah satu dari keburukanku;kurang menghargai.
Pernah gak sih kamu merasa ada seseorang yang terlalu berlebihan memperhatikanmu? Pernah gak sih kamu merasa kesal karena perhatiannya yang berlebihan itu? Mungkin saat ini aku yang sangat merasakannya;merasa bahawa seseorang terlalu memperhatikanku terlalu berlebihan hingga akhirnya aku kesal. Beliau selalu membuatku merasa kesal karena sifatnya yang terlalu berlebihan itu. Entah makhluk apa yang menggerakan bibirku hingga aku melawannya dan menyakiti hatinya. Begitu cepat mulutku berbicara tanpa berfikir apa akibat dari perkataan yang keluar dari mulutku.
Dia tak pernah membalas kesakitan yang telah aku perbuat padanya, yang sudah jelas seringkali aku menyakitinya. Aku sadar, setiap kata yang sudah ku lontarkan padanya tidaklah bisa ditarik kembali. Sudah terlalu banyak kata-kata yang ku lontarkan hingga membuatnya seperti ini. Dan aku sadar, kata 'maaf tidaklah cukup untuk mengobati rasa sakitnya.
Beliau tak pernah berhenti memperhatikanku walau aku melawannya,
Beliau tak pernah berhenti memperhatikanku walau aku memarahinya,
Beliau tak pernah berhenti memperhatikanku walau aku menyakitinya,
karena Beliau adalah mama :')
Senin, 01 Juli 2013
Cerita kami tidaklah berakhir #part 1
OKE! :')
Hari ini tepat sekali. Banyak yang update dan mereka bilang bahwa bulan Juni terlalu cepat berlalu, dan banyak sekali kenangan yang tertinggal dibulan Juni. Mungkin itu bagi mereka, tapi tidak bagiku. Karena memang tidak dibulan Juni saja, tapi bulan-bulan sebelumya juga sama saja bagiku. Bahkan lebih banyak kenangannya.
Kenangan? Aku juga mau bahas kenangan nih... Tapi bukan kenangan yang tertinggal loh, melainkan 'kenangan yang tak tertinggal'. (aku pake terus kok)
Kebetulan ada yang protes mengenai isi blog aku, bilangnya sih blog aku isinya galau mulu. Tapi kali ini engga kok...
Oh iya... Aku paling suka kalau bahas tentang dia. Tapi mengenai siapa dia engga aku bahas disini, yang aku bahas itu kenangannya... Kenangan bersama dia.
Dimulai dari perkenalan yang tidak sengaja bagiku, tapi sengaja baginya! Jelas itu sengaja baginya, karena memang dia yang memulai perkenalan itu. Lewat dari sesi perkenalan, tak lupa dengan kenangan hilangnya sendalku. Entah bagaimana kronologinya sehingga sendalku bisa hilang, yang jelas kejadian ini adalah salah faktor yang membuatku merasa lebih akrab dengannya. Mungkin lebih tepatnya dulu sok akrab kali yah? he-he-he.
Tidak terasa menjalani hari demi hari bersamanya, hingga mendatangkan tahun ke tahun sangatlah memberikan cerita bagiku. Tidak hanya bagiku, tapi baginya juga! Sehingga begitu banyak kenangan dalam cerita kami. Seperti yang sudah aku ceritakan sebelumnya, itulah sedikit kenangan yang mungkin bisa kubagikan bersama kalian saat ini.
Bagiku cerita kami tidaklah berakhir....
yang mungkin akan aku ceritakan dalam jentikan jemariku tanpa berujung walapun aku memberinya titik!
#to be continued :')
Hari ini tepat sekali. Banyak yang update dan mereka bilang bahwa bulan Juni terlalu cepat berlalu, dan banyak sekali kenangan yang tertinggal dibulan Juni. Mungkin itu bagi mereka, tapi tidak bagiku. Karena memang tidak dibulan Juni saja, tapi bulan-bulan sebelumya juga sama saja bagiku. Bahkan lebih banyak kenangannya.
Kenangan? Aku juga mau bahas kenangan nih... Tapi bukan kenangan yang tertinggal loh, melainkan 'kenangan yang tak tertinggal'. (aku pake terus kok)
Kebetulan ada yang protes mengenai isi blog aku, bilangnya sih blog aku isinya galau mulu. Tapi kali ini engga kok...
Oh iya... Aku paling suka kalau bahas tentang dia. Tapi mengenai siapa dia engga aku bahas disini, yang aku bahas itu kenangannya... Kenangan bersama dia.
Dimulai dari perkenalan yang tidak sengaja bagiku, tapi sengaja baginya! Jelas itu sengaja baginya, karena memang dia yang memulai perkenalan itu. Lewat dari sesi perkenalan, tak lupa dengan kenangan hilangnya sendalku. Entah bagaimana kronologinya sehingga sendalku bisa hilang, yang jelas kejadian ini adalah salah faktor yang membuatku merasa lebih akrab dengannya. Mungkin lebih tepatnya dulu sok akrab kali yah? he-he-he.
Tidak terasa menjalani hari demi hari bersamanya, hingga mendatangkan tahun ke tahun sangatlah memberikan cerita bagiku. Tidak hanya bagiku, tapi baginya juga! Sehingga begitu banyak kenangan dalam cerita kami. Seperti yang sudah aku ceritakan sebelumnya, itulah sedikit kenangan yang mungkin bisa kubagikan bersama kalian saat ini.
Bagiku cerita kami tidaklah berakhir....
yang mungkin akan aku ceritakan dalam jentikan jemariku tanpa berujung walapun aku memberinya titik!
#to be continued :')
Rabu, 26 Juni 2013
datang tanpa adanya pergi!
Entah aku harus memulainya darimana. Begitu banyak masalah yang datang tanpa pergi dalam hidupku. Masalah yang tidak ku inginkan sama sekali kedatangannya, hingga sekarang tak kunjung pergi dari hidupku. Masalah itu sangat melibatkan keluargaku. Memang, manusia tidak akan pernah lepas dari masalah, aku tahu itu. Dan akupun tahu, disetiap masalah yang Engkau beri pasti ada cara untuk mengatasinya, karena ada sebab pasti ada akibat. Lantas sampai sekarang aku tidak pernah menemukan cara untuk mengatasi masalah yang berkepanjangan ini. Apa yang harus aku perbuat? sungguh aku 'kosong'. Begitu banyak cara yang sudah aku lakukan untuk mengatasi masalah ini, bahkan bukan hanya aku yang mencoba mengatasi masalah ini, kami (keluargaku) selalu mencoba mengatasi masalah ini. Tapi semua yang sudah kami lakukan tidaklah menghasilkan perubahan.
Sampai detik ini, masalah itu tak pernah pergi dari kami. Apa yang sebenarnya Engkau inginkan dari kami? sehingga Engkau meberikan kami masalah yang bagiku sangatlah berat. Sanking beratnya, masalah itu membuat kami pelahan hancur. Apa itu yang Engkau inginkan?
Pintaku yang selalu ku lantunkan melalui Doa, tak pernah Engkau berikan. Bahkan semua yang kami lakukan selama ini masih Engkau ragukan. Sungguh aku mulai tak sanggup dengan masalah ini.
Lantas, bolehkah aku menyerah dengan semua ini?
Aku sadar, aku memang tidak pernah mengenali Engkau...
:'(
Sampai detik ini, masalah itu tak pernah pergi dari kami. Apa yang sebenarnya Engkau inginkan dari kami? sehingga Engkau meberikan kami masalah yang bagiku sangatlah berat. Sanking beratnya, masalah itu membuat kami pelahan hancur. Apa itu yang Engkau inginkan?
Pintaku yang selalu ku lantunkan melalui Doa, tak pernah Engkau berikan. Bahkan semua yang kami lakukan selama ini masih Engkau ragukan. Sungguh aku mulai tak sanggup dengan masalah ini.
Lantas, bolehkah aku menyerah dengan semua ini?
Aku sadar, aku memang tidak pernah mengenali Engkau...
:'(
Rabu, 19 Juni 2013
Sungguh..... aku bosan dengan kenyataan :')
'Untuk apa kamu hidup di dunia ini?'. Sungguh itu pertanyaan yang tak berujung jawabannya bagiku. Seringkali orang bertanya-tanya mengenai hidup ini, dan allhasil semua jawaban yang mereka beri hanyalah sepenggal kebutuhan semata. Kita semua tahu bahwa hidup cuman sekali, namun banyak sekali orang yang menyia-nyiakan hidup ini. Tapi bukan ini yang akan aku bahas :')
Lebih tepatnya, bukan untuk apa aku hidup di dunia ini. Tapi apa yang aku lakukan untuk hidup di dunia ini? Hari demi hari, minggu ke minggu, tahun ke tahun, dan sampe sekarang ini, aku masih merasa bahwa hidup yaaaa gitu-gitu aja. Bahkan dari kecil sampe sekarangpun bisanya hanya mengikuti aturan... aturan... dan aturan... Aku bosan dengan aturan!
Aku sadar. Terkadang aturan memanglah penting, seakan-akan dia yang menguasai kita. Tapi haruskah dia yang berada diatas kita? Mengapa bukan kita yang berada diatasnya?. Jujur, aku sangat ingin berada diatas aturan-aturan itu. Perasaan takut memang selalu hadir jika aku ingin melangkahi aturan itu. Apa yang harus aku lakukan? Menunggu dan berdiam diri dengan aturan yang kau punya? Jelas bukan itu yang aku inginkan.
Aku ingin lepas... lepas dari aturan.
Aku ingin melangkah... melangkah tanpa batas.
Aku ingin... apa yang aku inginkan.
Dan aku ingin... kebebasan.
#sungguh...... aku bosan dengan kenyataan :')
Lebih tepatnya, bukan untuk apa aku hidup di dunia ini. Tapi apa yang aku lakukan untuk hidup di dunia ini? Hari demi hari, minggu ke minggu, tahun ke tahun, dan sampe sekarang ini, aku masih merasa bahwa hidup yaaaa gitu-gitu aja. Bahkan dari kecil sampe sekarangpun bisanya hanya mengikuti aturan... aturan... dan aturan... Aku bosan dengan aturan!
Aku sadar. Terkadang aturan memanglah penting, seakan-akan dia yang menguasai kita. Tapi haruskah dia yang berada diatas kita? Mengapa bukan kita yang berada diatasnya?. Jujur, aku sangat ingin berada diatas aturan-aturan itu. Perasaan takut memang selalu hadir jika aku ingin melangkahi aturan itu. Apa yang harus aku lakukan? Menunggu dan berdiam diri dengan aturan yang kau punya? Jelas bukan itu yang aku inginkan.
Aku ingin lepas... lepas dari aturan.
Aku ingin melangkah... melangkah tanpa batas.
Aku ingin... apa yang aku inginkan.
Dan aku ingin... kebebasan.
#sungguh...... aku bosan dengan kenyataan :')
Sabtu, 15 Juni 2013
kita bisa ada karena ada aku dan kamu :')
aku?
apa yang bisa didefinisikan dari sebuah kata 'aku?
sekilas itu hanyalah sebuah kata.
yaa, kata dimana kamu menyebut dirimu sendiri dengan sebutan 'aku.
lantas, apa kamu memahami makna 'aku' yang sesungguhnya?
kamu?
apa yang bisa didefinisikan dari sebuah kata 'kamu?
jelas, ini hanyalah sebuah kata.
yaa, kata dimana aku menyebut dirimu dengan sebuta 'kamu.
lantas, apa aku memahami makna 'kamu' yang sesungguhnya?
kita?
apa yang bisa didefinisikan dari sebuah kata 'kita?
tentu, ini juga sebuah kata.
yaa, kata dimana jika ada aku dan kamu, itulah 'kita.
namun, sudah pahamkah kamu tentang aku?
dan, sudah pahamkah aku tentang kamu?
jika sudah, cobalah pahami makna 'kita' yang sesungguhnya :')
#kita bisa ada karena ada aku dan kamu,
apa yang bisa didefinisikan dari sebuah kata 'aku?
sekilas itu hanyalah sebuah kata.
yaa, kata dimana kamu menyebut dirimu sendiri dengan sebutan 'aku.
lantas, apa kamu memahami makna 'aku' yang sesungguhnya?
kamu?
apa yang bisa didefinisikan dari sebuah kata 'kamu?
jelas, ini hanyalah sebuah kata.
yaa, kata dimana aku menyebut dirimu dengan sebuta 'kamu.
lantas, apa aku memahami makna 'kamu' yang sesungguhnya?
kita?
apa yang bisa didefinisikan dari sebuah kata 'kita?
tentu, ini juga sebuah kata.
yaa, kata dimana jika ada aku dan kamu, itulah 'kita.
namun, sudah pahamkah kamu tentang aku?
dan, sudah pahamkah aku tentang kamu?
jika sudah, cobalah pahami makna 'kita' yang sesungguhnya :')
#kita bisa ada karena ada aku dan kamu,
Senin, 10 Juni 2013
sulit!
Hari demi hari sudah terlewatkan tanpa hadirnya dirimu. Aku yang masih sendiri dengan bayangmu setiap saat. Sesulit inikah untuk membiasakan tanpa dirimu? Sungguh, ini memang sulit bagiku. Keinginan kita untuk selalu bersama ternyata ditentang dengan adanya kenyataan. Aku cukup paham dengan kenyataan ini, dan memang inilah keputusan kita. Tentu ini sangat menyakitkan bagi kita yang mengimpikan kebahagiaan, namun kenyataan berkata beda.
Inilah kehidupan. Gak peduli sesulit apapun aku tanpamu, karena memang kesulitan ini yang membuat diriku semakin kuat. Menjadikanku sebagai sosok yang tegar.
Aku tidak pernah menyesali semua ini, karena aku tahu Tuhan sudah mengatur semuanya. Ia mempertemukan kita bukan untuk perpisahan, aku yakin itu!
Tuhan tau apa yang kita butuhkan, semua yang sudah terjadi memang kehendakNya.
Bahagia aku selalu karena pernah mengenalmu,
bahagia aku selalu karena pernah bersamamu,
bahagia aku selalu mencintaimu.
Inilah kehidupan. Gak peduli sesulit apapun aku tanpamu, karena memang kesulitan ini yang membuat diriku semakin kuat. Menjadikanku sebagai sosok yang tegar.
Aku tidak pernah menyesali semua ini, karena aku tahu Tuhan sudah mengatur semuanya. Ia mempertemukan kita bukan untuk perpisahan, aku yakin itu!
Tuhan tau apa yang kita butuhkan, semua yang sudah terjadi memang kehendakNya.
Bahagia aku selalu karena pernah mengenalmu,
bahagia aku selalu karena pernah bersamamu,
bahagia aku selalu mencintaimu.
Jumat, 17 Mei 2013
kamu tetap menjadi bagianku :')
kesalahan tetaplah kesalahan
penyesalan tetaplah penyesalan
aku tetaplah aku
dan kamu tetaplah kamu, namun
apakah perbedaan tetaplah perbedaan? dapatkah kita menjadi satu?
kesalahan memang tidak pernah didukung bagi pikah yang merasa dirugikan. aku sadar kesalahan yang kita perbuat sudah membuat banyak hati terluka. sebuah kesalahan yang berawal dari perkenalan singkat saat itu :) sungguh, itu perkenalan termanis yang ku alami.
perkenalan membuatku menjadi ingin menenalmu lebih dalam.
aku mengenalmu? yaa, aku memang sudah mengenalmu yang sudah dimilikinya saat itu. bolehkah aku memilikimu yang sudah dimilikinya?
aku tau kamu juga mau, karena sikapmu yang seakan-akan memperbolehkanku untuk memilikimu, walaupun aku tahu tidak sseutuhnya yang kau berikan padaku.
disinilah kesalahan yang sadar telah ku perbuat. kesalahan yang seringkali aku coba untuk mengakhirinya, namun tetap terjalin sampai sekarang ini.
bukan hanya karena kamu yang sudah dimilikinya, melainkan perbedaan yang melekat dengan kita, agama. perbedaan agama yang memang sagat menentang kita. tapi apa salah jika kita bersatu? terlalu banyak hal yang bertentangan dengan kita.
tapi itulah kamu, sosok yang selalu aku banggakan.
itulah kamu, sosol yang tidak pernah terlupakan
dan akan selalu ada bersama diriku :')
aku tidak pernah menyesal dengan semua ini. kamu adalah bagian dariku.
penyesalan tetaplah penyesalan
aku tetaplah aku
dan kamu tetaplah kamu, namun
apakah perbedaan tetaplah perbedaan? dapatkah kita menjadi satu?
kesalahan memang tidak pernah didukung bagi pikah yang merasa dirugikan. aku sadar kesalahan yang kita perbuat sudah membuat banyak hati terluka. sebuah kesalahan yang berawal dari perkenalan singkat saat itu :) sungguh, itu perkenalan termanis yang ku alami.
perkenalan membuatku menjadi ingin menenalmu lebih dalam.
aku mengenalmu? yaa, aku memang sudah mengenalmu yang sudah dimilikinya saat itu. bolehkah aku memilikimu yang sudah dimilikinya?
aku tau kamu juga mau, karena sikapmu yang seakan-akan memperbolehkanku untuk memilikimu, walaupun aku tahu tidak sseutuhnya yang kau berikan padaku.
disinilah kesalahan yang sadar telah ku perbuat. kesalahan yang seringkali aku coba untuk mengakhirinya, namun tetap terjalin sampai sekarang ini.
bukan hanya karena kamu yang sudah dimilikinya, melainkan perbedaan yang melekat dengan kita, agama. perbedaan agama yang memang sagat menentang kita. tapi apa salah jika kita bersatu? terlalu banyak hal yang bertentangan dengan kita.
tapi itulah kamu, sosok yang selalu aku banggakan.
itulah kamu, sosol yang tidak pernah terlupakan
dan akan selalu ada bersama diriku :')
aku tidak pernah menyesal dengan semua ini. kamu adalah bagian dariku.
Jumat, 10 Mei 2013
short story
Pria itu? siapakah nama pria di atas sana? ingin sekali aku mengetahui namanya. Pria dengan kulitnya yang hitam manis, dan tubuhnya yang profesional, sangat ideal menurutku. Dia adalah kakak kelasku. Semakin sering aku memandangnya, semakin besar rasa ingin tahu ku kepada pria itu :)
Entah apa yang terjadi denganku. sampai suatu ketika, aku mulai merasa dia tahu kalau aku selalu memperhatikannya. aku bingung, dengan cara apakah agar aku bisa mengenalnya? namanya saja aku tak tau hehehe.
Tuhan memang selalu mendengar doa umat-Nya. melalui teman sekelasnya, aku bisa berkenalan dengannya secara lagsung. Rasanya bahagia sekali bisa berkenalan dengan dia. hari demi hari aku tetap memperhatikannya. mungkin aku merasa, tidak cukup hanya mengetahui namanya saja. bisakah aku mengenalnya lebih dekat? aku inginkan itu. apakah Tuhan mendengarkan doaku?
Dan ternyata Tuhan memang mendengar doaku. tepat di acara ulang tahun sekolahku, lebih tepatnya 1 hari setelah valentine. dia memberikan coklat untukku :) akupun sendiri kaget, bahagia sih sebenernya hehehe. dengan hati yang terus berdetak kencang, aku segera menerima coklat pemberiannya itu. sambil menikmati acara di sekolah, pandanganku tak pernah lepas darinya.
bip-bip-bip.. teleponku berbunyi. nomor siapa ini? ternyata dia! semakin dag-dig-dug hatiku dibuat olehnya. "dapat darimana kamu nomor hp-ku?". "ada deh, kamu gak boleh tahu" jawabnya,
semenjak dia mengetahui nomorku, hampir setiap hari kita selalu memberikan kabar satu sama lain. hubungan kita semakin dekat, dia selalu mengajakku jalan-jalan, makan bersama, semua yang membuatku bahagia :) apakah maksud dia dengan semua ini? apa yang iya lakukan padaku? apakah dia menginginkan sesuatu dariku? apa dia menyukaiku? pertanyaan-pertanyaan bodoh itu selalu terniang dipikiranku.
semakin hari kita semakin dekat, selayaknya orang pacaran :P tapi itu bukan kami. kami hanya berstatus 'teman'. Awalnya memang aku beranggapan seperti itu, tapi aku menaruh perasaa lebih padanya. entah apa yang membuat perasaanku seperti ini. aku hanya bisa menikmati perasaan yang lama-lama membuatku galau.
aku mulai mempertanyakan hal itu padanya, mengeluarkan unek-unek yang aku rasakan. berharap semua akan baik-baik saja. Ternyata itu tidak baik :') dia hanya mengatakan yang intinya adalah "jangan terlalu berharap padaku". aku cukup mengerti kata-kata itu, dan aku tidak melanjutkan percakapan tersebut.
keesokan harinya setelah percakapan itu terjadi, aku merasa berbeda dengannya. entah dia yang berbeda atau hanya perasaanku saja? aku coba untuk menjalani seperti biasanya. dan ternyata memang kami mulai berbeda. kami semakin jauh, tidak pernah jalan bareng, makan bareng, dan hal lainnya yang kita sering lakukan bersama.
awalnya memang aku merasa sedih. dengan adanya dia kemarin yang selalu menemaniku, membuatku tertawa, tapi sekarang tanpanya merasa sepi. aku merasa kehilangan sosok DIA!
Mengetahuimu memang hal yang sangat kunginkan sejak awal, dan jika aku tahu akhirnya seperti ini, tak pernah aku menginginkan akhirnya :)
Mungkin aku jatuh... jatuh kedalam tempat yang tidak memberikan ruang untukku :')
dan mungkin aku mengetahuimu, tapi apakah aku sudah mengenalmu?
#acd
Entah apa yang terjadi denganku. sampai suatu ketika, aku mulai merasa dia tahu kalau aku selalu memperhatikannya. aku bingung, dengan cara apakah agar aku bisa mengenalnya? namanya saja aku tak tau hehehe.
Tuhan memang selalu mendengar doa umat-Nya. melalui teman sekelasnya, aku bisa berkenalan dengannya secara lagsung. Rasanya bahagia sekali bisa berkenalan dengan dia. hari demi hari aku tetap memperhatikannya. mungkin aku merasa, tidak cukup hanya mengetahui namanya saja. bisakah aku mengenalnya lebih dekat? aku inginkan itu. apakah Tuhan mendengarkan doaku?
Dan ternyata Tuhan memang mendengar doaku. tepat di acara ulang tahun sekolahku, lebih tepatnya 1 hari setelah valentine. dia memberikan coklat untukku :) akupun sendiri kaget, bahagia sih sebenernya hehehe. dengan hati yang terus berdetak kencang, aku segera menerima coklat pemberiannya itu. sambil menikmati acara di sekolah, pandanganku tak pernah lepas darinya.
bip-bip-bip.. teleponku berbunyi. nomor siapa ini? ternyata dia! semakin dag-dig-dug hatiku dibuat olehnya. "dapat darimana kamu nomor hp-ku?". "ada deh, kamu gak boleh tahu" jawabnya,
semenjak dia mengetahui nomorku, hampir setiap hari kita selalu memberikan kabar satu sama lain. hubungan kita semakin dekat, dia selalu mengajakku jalan-jalan, makan bersama, semua yang membuatku bahagia :) apakah maksud dia dengan semua ini? apa yang iya lakukan padaku? apakah dia menginginkan sesuatu dariku? apa dia menyukaiku? pertanyaan-pertanyaan bodoh itu selalu terniang dipikiranku.
semakin hari kita semakin dekat, selayaknya orang pacaran :P tapi itu bukan kami. kami hanya berstatus 'teman'. Awalnya memang aku beranggapan seperti itu, tapi aku menaruh perasaa lebih padanya. entah apa yang membuat perasaanku seperti ini. aku hanya bisa menikmati perasaan yang lama-lama membuatku galau.
aku mulai mempertanyakan hal itu padanya, mengeluarkan unek-unek yang aku rasakan. berharap semua akan baik-baik saja. Ternyata itu tidak baik :') dia hanya mengatakan yang intinya adalah "jangan terlalu berharap padaku". aku cukup mengerti kata-kata itu, dan aku tidak melanjutkan percakapan tersebut.
keesokan harinya setelah percakapan itu terjadi, aku merasa berbeda dengannya. entah dia yang berbeda atau hanya perasaanku saja? aku coba untuk menjalani seperti biasanya. dan ternyata memang kami mulai berbeda. kami semakin jauh, tidak pernah jalan bareng, makan bareng, dan hal lainnya yang kita sering lakukan bersama.
awalnya memang aku merasa sedih. dengan adanya dia kemarin yang selalu menemaniku, membuatku tertawa, tapi sekarang tanpanya merasa sepi. aku merasa kehilangan sosok DIA!
Mengetahuimu memang hal yang sangat kunginkan sejak awal, dan jika aku tahu akhirnya seperti ini, tak pernah aku menginginkan akhirnya :)
Mungkin aku jatuh... jatuh kedalam tempat yang tidak memberikan ruang untukku :')
dan mungkin aku mengetahuimu, tapi apakah aku sudah mengenalmu?
#acd
Langganan:
Postingan (Atom)