Pria itu? siapakah nama pria di atas sana? ingin sekali aku mengetahui namanya. Pria dengan kulitnya yang hitam manis, dan tubuhnya yang profesional, sangat ideal menurutku. Dia adalah kakak kelasku. Semakin sering aku memandangnya, semakin besar rasa ingin tahu ku kepada pria itu :)
Entah apa yang terjadi denganku. sampai suatu ketika, aku mulai merasa dia tahu kalau aku selalu memperhatikannya. aku bingung, dengan cara apakah agar aku bisa mengenalnya? namanya saja aku tak tau hehehe.
Tuhan memang selalu mendengar doa umat-Nya. melalui teman sekelasnya, aku bisa berkenalan dengannya secara lagsung. Rasanya bahagia sekali bisa berkenalan dengan dia. hari demi hari aku tetap memperhatikannya. mungkin aku merasa, tidak cukup hanya mengetahui namanya saja. bisakah aku mengenalnya lebih dekat? aku inginkan itu. apakah Tuhan mendengarkan doaku?
Dan ternyata Tuhan memang mendengar doaku. tepat di acara ulang tahun sekolahku, lebih tepatnya 1 hari setelah valentine. dia memberikan coklat untukku :) akupun sendiri kaget, bahagia sih sebenernya hehehe. dengan hati yang terus berdetak kencang, aku segera menerima coklat pemberiannya itu. sambil menikmati acara di sekolah, pandanganku tak pernah lepas darinya.
bip-bip-bip.. teleponku berbunyi. nomor siapa ini? ternyata dia! semakin dag-dig-dug hatiku dibuat olehnya. "dapat darimana kamu nomor hp-ku?". "ada deh, kamu gak boleh tahu" jawabnya,
semenjak dia mengetahui nomorku, hampir setiap hari kita selalu memberikan kabar satu sama lain. hubungan kita semakin dekat, dia selalu mengajakku jalan-jalan, makan bersama, semua yang membuatku bahagia :) apakah maksud dia dengan semua ini? apa yang iya lakukan padaku? apakah dia menginginkan sesuatu dariku? apa dia menyukaiku? pertanyaan-pertanyaan bodoh itu selalu terniang dipikiranku.
semakin hari kita semakin dekat, selayaknya orang pacaran :P tapi itu bukan kami. kami hanya berstatus 'teman'. Awalnya memang aku beranggapan seperti itu, tapi aku menaruh perasaa lebih padanya. entah apa yang membuat perasaanku seperti ini. aku hanya bisa menikmati perasaan yang lama-lama membuatku galau.
aku mulai mempertanyakan hal itu padanya, mengeluarkan unek-unek yang aku rasakan. berharap semua akan baik-baik saja. Ternyata itu tidak baik :') dia hanya mengatakan yang intinya adalah "jangan terlalu berharap padaku". aku cukup mengerti kata-kata itu, dan aku tidak melanjutkan percakapan tersebut.
keesokan harinya setelah percakapan itu terjadi, aku merasa berbeda dengannya. entah dia yang berbeda atau hanya perasaanku saja? aku coba untuk menjalani seperti biasanya. dan ternyata memang kami mulai berbeda. kami semakin jauh, tidak pernah jalan bareng, makan bareng, dan hal lainnya yang kita sering lakukan bersama.
awalnya memang aku merasa sedih. dengan adanya dia kemarin yang selalu menemaniku, membuatku tertawa, tapi sekarang tanpanya merasa sepi. aku merasa kehilangan sosok DIA!
Mengetahuimu memang hal yang sangat kunginkan sejak awal, dan jika aku tahu akhirnya seperti ini, tak pernah aku menginginkan akhirnya :)
Mungkin aku jatuh... jatuh kedalam tempat yang tidak memberikan ruang untukku :')
dan mungkin aku mengetahuimu, tapi apakah aku sudah mengenalmu?
#acd
Entah apa yang terjadi denganku. sampai suatu ketika, aku mulai merasa dia tahu kalau aku selalu memperhatikannya. aku bingung, dengan cara apakah agar aku bisa mengenalnya? namanya saja aku tak tau hehehe.
Tuhan memang selalu mendengar doa umat-Nya. melalui teman sekelasnya, aku bisa berkenalan dengannya secara lagsung. Rasanya bahagia sekali bisa berkenalan dengan dia. hari demi hari aku tetap memperhatikannya. mungkin aku merasa, tidak cukup hanya mengetahui namanya saja. bisakah aku mengenalnya lebih dekat? aku inginkan itu. apakah Tuhan mendengarkan doaku?
Dan ternyata Tuhan memang mendengar doaku. tepat di acara ulang tahun sekolahku, lebih tepatnya 1 hari setelah valentine. dia memberikan coklat untukku :) akupun sendiri kaget, bahagia sih sebenernya hehehe. dengan hati yang terus berdetak kencang, aku segera menerima coklat pemberiannya itu. sambil menikmati acara di sekolah, pandanganku tak pernah lepas darinya.
bip-bip-bip.. teleponku berbunyi. nomor siapa ini? ternyata dia! semakin dag-dig-dug hatiku dibuat olehnya. "dapat darimana kamu nomor hp-ku?". "ada deh, kamu gak boleh tahu" jawabnya,
semenjak dia mengetahui nomorku, hampir setiap hari kita selalu memberikan kabar satu sama lain. hubungan kita semakin dekat, dia selalu mengajakku jalan-jalan, makan bersama, semua yang membuatku bahagia :) apakah maksud dia dengan semua ini? apa yang iya lakukan padaku? apakah dia menginginkan sesuatu dariku? apa dia menyukaiku? pertanyaan-pertanyaan bodoh itu selalu terniang dipikiranku.
semakin hari kita semakin dekat, selayaknya orang pacaran :P tapi itu bukan kami. kami hanya berstatus 'teman'. Awalnya memang aku beranggapan seperti itu, tapi aku menaruh perasaa lebih padanya. entah apa yang membuat perasaanku seperti ini. aku hanya bisa menikmati perasaan yang lama-lama membuatku galau.
aku mulai mempertanyakan hal itu padanya, mengeluarkan unek-unek yang aku rasakan. berharap semua akan baik-baik saja. Ternyata itu tidak baik :') dia hanya mengatakan yang intinya adalah "jangan terlalu berharap padaku". aku cukup mengerti kata-kata itu, dan aku tidak melanjutkan percakapan tersebut.
keesokan harinya setelah percakapan itu terjadi, aku merasa berbeda dengannya. entah dia yang berbeda atau hanya perasaanku saja? aku coba untuk menjalani seperti biasanya. dan ternyata memang kami mulai berbeda. kami semakin jauh, tidak pernah jalan bareng, makan bareng, dan hal lainnya yang kita sering lakukan bersama.
awalnya memang aku merasa sedih. dengan adanya dia kemarin yang selalu menemaniku, membuatku tertawa, tapi sekarang tanpanya merasa sepi. aku merasa kehilangan sosok DIA!
Mengetahuimu memang hal yang sangat kunginkan sejak awal, dan jika aku tahu akhirnya seperti ini, tak pernah aku menginginkan akhirnya :)
Mungkin aku jatuh... jatuh kedalam tempat yang tidak memberikan ruang untukku :')
dan mungkin aku mengetahuimu, tapi apakah aku sudah mengenalmu?
#acd
Tidak ada komentar:
Posting Komentar